Sosial
Selasa, 10 Januari 2017 - 17:01:34 | irfan-rully / Sorot Wonogiri

Pancasila Dihina, Ini Kata Dandim
Pancasila Dihina, Ini Kata Dandim
Dandim 0728 Wonogiri, Letkol Basuki Sepriadi (Foto by Irfan Rully)

Wonogiri,(sorotwonogiri.com)--Hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Australia belakangan ini memanas usai tereksposenya penghinaan terhadap Pancasila yang dilakukan perwira militer Australia. Di beberapa tempat, beberapa organisasi kemasyarakatan bahkan menuntut pemerintah untuk bersikap tegas terhadap perlakuan yang dianggap menghina ini.

Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf. Basuki Sepriadi, menuturkan adanya permasalahan Indonesia dengan Australia tersebut harus disikapi dengan pikiran yang cerdas. Semua pihak ia harapkan menanggapinya dengan kepala dingin dan terburu emosi sesaat.

Dandim berpendapat, situasi semacam ini harus menjadi bahan evaluasi oleh seluruh rakyat. Situasi saat ini membuat banyak orang mudah terpancing emosi dan mengesampingkan berbagai hal.

“Ini justru harus disikapi positif, berarti rakyat masih cinta kepada Pancasila,” tandas Basuki, Selasa (10/01/2017) siang.

Menurut Basuki, rakyat Indonesia harus kembali kepada Pancasila sebagai dasar negara. Masyarakat juga harus menyadari bahwa pada masa lampau untuk menyatukan Indonesia itu sangat sulit, bahkan butuh waktu 300 tahun untuk menyatukan itu. Dengan adanya Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika masyarakat harus lebih bisa bijaksana dalam menyikapi setiap permasalahan yang ada, jangan mudah terprovokasi dengan pemberitaan maupun isu-isu yang ada.

"Karena negara ini sudah ada yang ngurus yaitu diurus Pemerintah jadi alangkah baiknya kita jika tidak tahu akar permasalahan tidak usah comment yang nantinya justru memperburuk situasi," urai dia.

Adanya permasalahan antara Indonesia dengan Australia tersebut Dandim menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Wonogiri agar tidak mudah tersulut amarah maupun terprovokasi dengan berbagai pemberitaan serta postingan yang keluar. Ia menyatakan hal tersebut guna mengantisipasi isu-isu sensitif semacam ini dimanfaatkan kalangan yangtak bertanggung jawab guna memecah belah bangsa. 

"Kita minta masyarakat tetap jaga kondusif, karena memang Wonogiri sendiri wilayah yang kondusif," himbaunya.

 

Berita Terkait :