Pemerintahan
Kamis, 12 Januari 2017 - 12:36:52 | irfan-rully / Sorot Wonogiri

Tunggu Dana Cair, Proyek Pelebaran Underpass Kretek Bang Tertunda
Tunggu Dana Cair, Proyek Pelebaran Underpass Kretek Bang TertundaTunggu Dana Cair, Proyek Pelebaran Underpass Kretek Bang TertundaUnderpass Kreteg Bang yang diproyeksikan akan segera dilakukan pelebaran (Foto by Irfan Rully)

Wonogiri,(sorotwonogiri.com)--Harapan warga Wonogiri terkait pembangunan dan pelebaran jalan underpass Kreteg Bang di Pusat Kota Wonogiri dalam waktu dekat ini masih belum bisa terlaksana. Meski jalur ini dikeluhkan warga masyarakat terlalu sempit dan rawan terjadi kemacetan, namun belum turunnya dana membuat proses pembangunan yang direncanakan masih belum bisa dilakukan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri, Ismiyanto mengatakan belum terlaksananya pembangunan atau pelebaran jalan yang berada di bawah rel kereta api tersebut dikarenakan masih belum turunnya dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Proses pencairan dana sendiri masih menunggu diprosesnya anggaran perubahan pada APBN.

"Permasalahan utamanya ya masih di dananya yang belum turun," ungkapnya, Kamis (12/01/2017) siang.

Ditambahkannya, untuk berbagai persyaratan sebenarnya telah dipenuhi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten. Surat persetujuan dari kementrian pun juga sudah didapat.

Ia menambahkan, sebelumnya proses pembangunan underpass masih terganjal lantaran Kreteg Bang masuk ke dalam bangunan cagar budaya. Namun pada tahun ini, permasalahan tersebut telah selesai dan Kretek Bang telah lepas dari cagar budaya. Pun demikian dengan proses pembebasan lahan yang juga telah diselesaikan.

“DED juga sudah kita persiapkan," lanjut dia.

Ditanya tentang lebar jalan nantinya pihaknya menyatakan bahwa lebar jalan diproyeksikan sekitar 14 meter dengan sistem pemisahan trotoar di tengahnya.

Pihaknya berharap sesegera mungkin akan bisa secepatnya dibangun, karena masyarakat telah bertanya-tanya tentang adanya pelebaran jalan itu.

"Kita harapkan perubahan APBN 2017 atau paling lambat 2018 sudah bisa berjalan," harapnya.

 

Berita Terkait :