Pemerintahan
Rabu, 09 November 2016 - 14:03:12 | irfan-rully / Sorot Wonogiri

Berdalih Lokasi Terbatas, Jembatan Timbang Langgar Aturan
Berdalih Lokasi Terbatas, Jembatan Timbang Langgar AturanBerdalih Lokasi Terbatas, Jembatan Timbang Langgar AturanJembatan timbang yag berada di Kecamatan Selogiri

Selogiri,(sorotwonogiri.com)--Petugas Jembatan Timbang Selogiri Kecamatan Selogiri, Wonogiri memberanikan diri melanggar peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Setiap kendaraan yang bermuatan lebih mestinya harus dibongkar ditempat, namun dengan alasan tidak memiliki lokasi guna menampung barang bongkaran kelebihan tonase maka petugas meloloskan begitu saja.

Kepala Seksi Pengawasan dan Operasional Kantor Unit Pelayanan Perhubungan, Budianto mengatakan, permasalahan yang dihadapi saat ini tidak sesuainya peraturan dengan realita yang ada.

"Memang permasalahan kita saat ini adalah lokasi yang luasnya tidak memadai dan tidak memenuhi syarat. Kendaraan yang melebihi batas tonase menurut aturan harus diberhentikan dan diturunkan muatannya, namun karena tempat yang tidak memungkinkan sehingga ada toleransi untuk tetap jalan," kata dia Kamis (03/11/2016).

Terpisah Komandan Regu Jaga Jembatan Timbang Selogiri, Tri Handoko mengatakan dalam waktu satu hari Sanksi Denda Kelebihan Muatan(SDKM) bisa dibilang cukup fantastis mencapai Rp 1 juta. Untuk setiap harinya sekitar 5-10% kendaraan yang terkena denda karena kelebihan muatan.

“Tingginya denda karena para sopir membawa muatan melebihi dari berat yang diizinkan dengan alasan takut rugi," ungkap Tri.

Denda diambil sesuai dengan peraturan yaitu rentang angka Rp.10.000 sampai dengan Rp.60.000 tergantung jenis golongan kendaraan yang kelebihan muatan. Sebesar 5-15% jumlah barang diizinkan dan 15-20% jumlah muatan yang diizinkan," pungkas dia.

Berita Terkait :


HOT NEWS